Kamis, 10 Juni 2010

TAHU, PENGETAHUAN, ILMU DAN FILSAFAT SERTA HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN ILMU PENGETAHUAN DAN HUBUNGAN FILSAFAT DENGAN AGAMA

A. Pengertian Tahu, Pengetahuan, Ilmu dan Filsafat
Pengetahuan dimulai dari rasa ingin tahu. Kepastian dimulai dengan rasa ragu-ragu. Dan filsafat dimulai dari rasa ingin tahu yang melahirkan pengetahuan dan munculnya kepastian. Pengetahuan dapat dikembangkan lebih lanjut apabila memenuhi 3 kriteria yaitu: objek kajian, metode pendekatan dan bersifat universal.Pengetahuan bersifat didorong untuk mengetahui apa yang telah kita ketahui dan apa yang belum kita ketahui. Berfilsafat berarti berendah hati bahwa tidak semuanya akan kita ketahui di alam semesta yang seakan-akan tidak ada batas.
Manusia tahu akan sesuatu, tahu akan alam sekitar, dirinya sendiri, orang lain, yang baik dan buruk. Indah atau jelek. Rasa ingin tahu tersebut diransang oleh alam sekitar.



Ada 4 gejala tentang tahu :
1. Manusia ingin tahu
2. Manusia ingin tahu yang benar
3. Objek dari tahu adalah yang ada dan mungkin ada
4. Manusia tahu bahwa ia tahu

Orang tahu dikatakan mempunyai pengetahuan. Jadi pengetahuan adalah hasil tahu. Pengetahuan harus sesuai dengan objek yang diketahui. Ilmu merupakan salah satu dari buah pemikiran manusia. Pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manuisa melalui pengamatan inderawi yang muncul ketika seseorang menggunakan indera atau akal budinya dan mengendalikan benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya.

Bagi mereka yang mendewakan ilmu sebagai satu-satunya sumber kebenaran, biasanya tidak mengetahui hakekat ilmu yang sebenarnya. Ilmu memang memberikan kebenaran, namun kebenaran bukanlah satu-satunya kebenaran dalam hidup kita.

Ilmu juga merupakan kumpulan pengetahuan yang mempunyai ciri-ciri tertentu, yang membedakan ilmu dengan pengetahuan-pengetahuan lain. Ilmu merupakan pengetahuan tentang suatu hal fenomena, baik yang menyangkut alam atau sosial, yang diperoleh manusia melalui proses berpikir. Setiap ilmu merupakan pengetahuan tentang suatu yang menjadi objek kajian dari ilmu terkait.
Ciri-ciri atau sifat ilmu:
a. Ilmu memiliki objek
b. Ilmu harus memiliki metode
c. Bersifat universal
d. Sistematis

Pengertian filsafat adalah suatu cara berpikir yang radikal dan menyeluruh. Yang mengupas sesuatu sedalam-dalamnya. Filsafat merupakan pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan.
Karakteristik berpikir filsafat:
1. Berfikir dengan menggunakan disiplin berpikir yang tinggi.
2. Berfikir secara sistematis.
3. Menyusun suatu skema konsepsi, dan
4. Menyeluruh.
Empat persoalan yang ingin dipecahkan oleh filsafat ialah :
1. Apakah sebenarnya hakikat hidup itu? Pertanyaan ini dipelajari oleh Metafisika
2. Apakah yang dapat saya ketahui? Permasalahan ini dikupas oleh Epistemologi.
3. Apakah manusia itu? Masalah ini dibahas olen Antropologi Filsafat.
Beberapa ajaran filsafat yang telah mengisi dan tersimpan dalam khasanah ilmu adalah:
1. Materialisme, yang berpendapat bahwa kenyatan yang sebenarnya adalah alam semesta badaniah. Aliran ini tidak mengakui adanya kenyataan spiritual. Aliran materialisme memiliki dua variasi yaitu materialisme dialektik dan materialisme humanistis.
2. Idealisme yang berpendapat bahwa hakikat kenyataan dunia adalah ide yang sifatnya rohani atau intelegesi. Variasi aliran ini adalah idealisme subjektif dan idealisme objektif.
3. Realisme. Aliran ini berpendapat bahwa dunia batin/rohani dan dunia materi murupakan hakitat yang asli dan abadi.
4. Pragmatisme merupakan aliran paham dalam filsafat yang tidak bersikap mutlak (absolut) tidak doktriner tetapi relatif tergantung kepada kemampuan minusia.
Manfaat filsafat dalam kehidupan adalah:
1. Sebagai dasar dalam bertindak.
2. Sebagai dasar dalam mengambil keputusan.
3. Untuk mengurangi salah paham dan konflik.
4. Untuk bersiap siaga menghadapi situasi dunia yang selalu berubah.
Analisis kefilsafatan ditinjau dari 3 landasan :
1. Ontologi
2. Epistimologi
3. Aksiologi




B. Hubungan Filsafat Dengan Ilmu Pengetahuan
Dalam sejarh filsafat Yunani, Filsafat mencakup seluruh bidang ilmu pengetahuan , lambat laun banyak ilmu-ilmu khusus yang melepaskan diri dari filsafat. Meskipun demikian, filsafat dan ilmu pengetahuan masih memilki hubungan dekat, sebab baik filsafat maupun ilmu pengetahuan sama-sama merupakan pengetahuan yang metodis, sistematis, koheren dan mempunyai ojek material yang formal. Yang membedakannya, filsafat mempelajari seluruh realitas, sedangkan ilmu pengetahuan hanya mempelajari 1 bidang tertentu.
C. Hubungan Filsafat dengan Agama
Ada dua ilmu pengetahuan universal yang meliputi seluruh hidup manusia dan yang untuk sebagian mengenai persoalan-persoalan yang sama, sehingga terasa haruslah ada suatu hubungan antara kedua ilmu tersebut.
Pendapat- pendapat para ahli mengenai hubungan antara keduanya; Filsafat dan agama merupakan dua pendekatan mendasar menuju pada kebenaran. Apa yang hendak dibedakan dengan tajam di sini bukan filsafat, yang dipahami sebagai sistem rasional pemahaman (inteleksi) dan wahyu yang dirumuskan secara bebas; dan agama, yang dipahami sebagai tradisi wahyu secara total. Ini sangat jelas tampak dari perkataan.
Hal ini dapat dibedakan menjadi:
1. filsafat agama pada umumnya. Yang merupakan hasil pemikiran dasar-dasar agama yang bersifat analitis rasional dan kritis, tetapi bebas (terlepas) dari ajaran-ajaran agama. Dalam pembahasannya tentang ajaran-ajaran agama disatu pihak bersifat membenarkan dan di pihak lain bisa bersifat mengingkarinya atau menentangnya.
2. Filsafat agama atau theologi (ilmu agama) membahas dasar-dasar yang terdalam tentang sesuatu agama tertentu, misalnya: theologi Islam, theologi Nasrani dan theologi yahudi. Tugas filsafat disini adalah berusaha mengantar ajaran-ajaran agama itu kedalam budi manusia sehingga dapatlah diterima dan dipahami sepenuhnya secara rational.

Persoalan- persoalan yang dihadapi oleh filsafat dan agama itu untuk sebagian adalah sama, mengenai dasar-dasar hidup, tujuan hidup, kesusilaan, hidup sesudah hidup di dunia ini, kebahagiaan manusia, pengabdian kepada Tuhan dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar