Jumat, 22 Januari 2010

Profil Bapak Haswan, Anggota DPRD Komisi IV SUMBAR

Latar Belakang

Pada Pemilu yang berlangsung pada tahun 2009 yang lalu, berbagai macam partai-partai politik yang baru bermunculan, termasuk diantaranya Partai Hanura. Partai-partai ini berlomba-lomba dengan partai lainnya untuk menduduki badan legislatif di pemerintahan.
Disini peneliti melakukan waancara tehadap anggota DPRD Sumbar dari Faraksi Partai Hanura. Hanura adalah salah satu partai yang baru saja berdiri melalui pertemuan pada tanggal 14-16 November 2006 oleh Wiranto dan teman-temannya, Forum tersebut melahirkan delapan kesepakatan penting sebagai berikut:



1.Dengan memperhatikan kondisi lingkungan global, regional, dan nasional, serta kinerja pemerintahan RI selama ini, mengisyaratkan bahwa sejatinya Indonesia belum berhasil mewujudkan apa yang diamanatkan UUD 1945.
2.Memperhatikan kinerja pemerintahan sekarang ini maka kemungkinan tiga tahun yang akan datang akan sulit diharapkan adanya perubahan yang cukup signifikan, menyangkut perbaikan nasib bangsa.
3.Oleh sebab itu perjuangan untuk mewujudkan terjadinya sirkulasi kepemimpinan nasional dan pemerintahan bukan lagi untuk memenuhi ambisi perorangan atau kelompok, namun merupakan perjuangan bersama untuk menyelamatkan masa depan bangsa.
4.Perjuangan itu membutuhkan keberanian untuk menyusun strategi jangka panjang pada keseluruhan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara guna mengembalikan kemandirian dan kebanggaan kita sebagai bangsa.
5.Untuk itu diperlukan kepemimpimpinan yang jujur, bijak, dan berani yang dapat menggalang persatuan, kebersamaan, dan keikhlasan, sebagaimana dahulu para pendahulu kita 'berhimpun bersama sebagai bangsa untuk mencapai kemerdekaan'. Sekarang saatnya kita berhimpun kembali sebagai bangsa guna menyelamatkan negeri kita.
6.Kita kembangkan semangat perjuangan, 'Semua untuk satu, satu untuk semua'. Artinya, semua harus memberikan yang terbaik untuk satu tujuan bersama, yakni membentuk pemerintahan yang jujur dan berkualitas. Selanjutnya, pemerintahan itu benar-benar akan bekerja semata-mata untuk kepentingan rakyat Indonesia.
7.Perjuangan itu akan kita wadahi dalam sebuah partai politik.
8.Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati dan melindungi perjuangan yang tulus dan ikhlas ini demi masa depan Indonesia yang kita cintai bersama

Tujuan
Tujuan peneliti melakukan wawancara ini, yaitu untuk mengetahui:
• Jenjang pendidikan beliau hingga menjadi anggota DPRD sekarang.
• Organisasi yang pernah diikuti beliau.
• Bagaimana proses rekrutmen yang beliau lakukan dalam partai sehingga menjadi salah satu anggota partai tersebut.
• Mekanisme yang dilakukan dalam partai politik dalam menetapkan calon legislatif dalam pemilu kemaren.
• Cara beliau mensosialisasikan diri agar menjadi perwakilan dalam partai untuk pemilu kemaren.
• Apa program partai politik yang beliau pimpin kedepannya setelah beliau duduk menjadi anggota legislatif.
• Bentuk komunikasi yang beliau lakukan agar masyarakat mau memilih dalam pemilu.
• Apa visi dan misi beliau setelah menjadi anggota DPRD.
• Disini peneliti juga menanyakan tanggapan beliau terkait isu yang terjadi sekarang antara keterlibatan presiden, wakil presiden, dan mentri keuangan dalam kasus Bank Century.

Profil anggota legislatif DPRD yang diwawancarai

Partai : Partai Hanura
Nama : Haswan
Tempat/tanggal lahir : Pesisir Selatan, 17 Februari 1960
Alamat :Jln. Parak Gadang No 15 RT3/2 Gantiang
Pekerjaan : Swasta
Riwayat pendidikan : ATP Padang 1985
STM M Padang 1979
SMP Tapan 1975
SD Tapan 1972
Status : kawin
Riwayat organisasi : KODRAD PBSI Padang

















B.PEMBAHASAN
Bapak Haswan anggota DPRD Sumatera Barat Periode 2009-2014, berasal dari Tapan, Pesisir Selatan. Beliau menjadi kader partai Hanura dari daerah kabupaten Pesisir Selatan. Pendidikan umum SD ( Sekolah Dasar) 1971 dan SMP( Sekolah Menengah Pertama) 1975di Tapan. kemudian melanjutkan sekolah di STM( Sekolah Teknik Menengah) Muhammadiyah Padang tahun 1979. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan D3 di ATP Padang dan tamat pada tahun 1985.
Sebagai seorang kader partai, beliau dalam kehidupan sehari-hari bergerak dalam bidang usaha dagang. Organisasi yang pernah diikuti adalah KODRAD PBSI Padang, perkumpulan atlit bulutangkis. Kiprahnya di LSM inilah beliau diutus ke PAC Hanura Pesisir Selatan. Setelah lama berkiprah di Partai Hanura ia menunjukkan kinerja yang bagus, akhirnya ia dites dan dicalaonkan menjadi anggota legislatif pada pemilu 2009 dengan nomor urut 5, pada hasil pemilu beliau mendapat nomor urut 2.
Menurutnya, mekanisme partai Hanura dalam menetapkan calon legislatif dalam pemilu 2009 yang lalu cukup baik, karena Hanura dalam memilih calon anggota legislatif yaitu orang-orang yang cukup popular dikalangan masyarakat.
Mengevaluasi pemilu 2009 yang telah usai dilaksanakan, Hanura berkompetensi bersama partai-partai lainnya untuk memenangkan pemilu 2009 dan menduduki kursi-kursi yang ada di Badan legislatif. Terjun ke masayarakat dan menelaah partisipasi masyarakat.
Ditempatkan di Komisi IV DPRD Sumbar karena latar belakang pendidikan dan juga organisasi yang telah dijalaninya selama ini dalam bidang bulutangkis dan kepemudaan . Komisi IV bergerak dibidang dinas Pendidikan, kesehatan, Pariwisata atau kesejahteraan rakyat.






Kesimpulan

Beliau memilih partai Hanura karena ideologi serta visi dan misi partai tersebut. Dengan menduduki jabatan di badang legislatif di DPRD Sumbar, ia berharap bisa menyalurkan aspirasi rakyat terutama di bidang kesejahteraan, seperti halnya pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Bentuk partisipasi yang telah ia berikan yaitu di bidang kepemudaan, pertanian, olahraga dan seni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar