Banyak pertanyaan yang membahas tentang “Apa peranan antropologi kesehatan dan sosiologi kesehatan dalam memberikan sumbangan terhadap obstetri ginekologi sosial?” dari beberapabahasan dapat disimpulkan antropologi membantu mempelajari sosio-kultural dari semua masyarakat yang berhubungan dengan sakit dan sehat sebagai pusat dari budaya, diantaranya: (1) Penyakit yang berhubungan dengan kepercayaan (misfortunes); (2) Di beberapa masyarakat misfortunes disebabkan oleh kekuatan supranatural maupun supernatural atau penyihir; (3) Kelompok ‘healers’ ditemukan dengan bentuk yang berbeda di setiap kelompok masyarakat; (4) Healers mempunyai peranan sebagai penyembuh; (5) Adapun perhatian terhadap suatu keberadaan ‘sakit’ atau ‘penyakit’ tidak secara individual, terutama “illness dan sickness” pada keluarga ataupun masyarakat. Jika diumpakan sebagi kewajiban, maka tugas utama ahli antropologi kesehatan diantaranya: bagaimana individu di masyarakat mempunyai persepsi dan bereaksi terhadap “ill” dan bagaimana tipe pelayanan kesehatan yang akan dipilih, untuk mengetahui mengenai budaya dan keadaan sosial di lingkungan tempat tinggalnya.
Jumat, 22 Januari 2010
INDUSTRI RUMAH TANGGA (PABRIK TAHU)
1.Gambaran secara umum pabrik tahu
Pabrik tahu ini bertempat di lintau buo, tepatnya di nagari tepi selo. Tenaga kerja terdiri dari 10 orang. Semua tenaga kerja tersebut berasal dari anggota keluarga pemilik usaha, yaitu saudara dan anak. Tingkat pendidikan umumnya rendah, sampai sekolah menengah. Sedangkan keterampilan yang di miliki diperoleh dari pengalaman selama bekerja.
Pemilik pabrik tahu ini adalah orang jawa barat tepatnya dari sumedang. Lokasi pabrik tidak terlalu besar, terdapat dua mesin penggiling kacang kedelai, tiga buah kancah dan penyaringnya. Berdasarkan penghitungan seorang pengrajin mampu memproduksi 75 kg kedelai menjadi tempe dalam sehari. Untuk memproduksi tahu 100 kg tahu membutuhkan tenaga kerja dua orang.
Pabrik tahu ini bertempat di lintau buo, tepatnya di nagari tepi selo. Tenaga kerja terdiri dari 10 orang. Semua tenaga kerja tersebut berasal dari anggota keluarga pemilik usaha, yaitu saudara dan anak. Tingkat pendidikan umumnya rendah, sampai sekolah menengah. Sedangkan keterampilan yang di miliki diperoleh dari pengalaman selama bekerja.
Pemilik pabrik tahu ini adalah orang jawa barat tepatnya dari sumedang. Lokasi pabrik tidak terlalu besar, terdapat dua mesin penggiling kacang kedelai, tiga buah kancah dan penyaringnya. Berdasarkan penghitungan seorang pengrajin mampu memproduksi 75 kg kedelai menjadi tempe dalam sehari. Untuk memproduksi tahu 100 kg tahu membutuhkan tenaga kerja dua orang.
Profil Bapak Haswan, Anggota DPRD Komisi IV SUMBAR
Latar Belakang
Pada Pemilu yang berlangsung pada tahun 2009 yang lalu, berbagai macam partai-partai politik yang baru bermunculan, termasuk diantaranya Partai Hanura. Partai-partai ini berlomba-lomba dengan partai lainnya untuk menduduki badan legislatif di pemerintahan.
Disini peneliti melakukan waancara tehadap anggota DPRD Sumbar dari Faraksi Partai Hanura. Hanura adalah salah satu partai yang baru saja berdiri melalui pertemuan pada tanggal 14-16 November 2006 oleh Wiranto dan teman-temannya, Forum tersebut melahirkan delapan kesepakatan penting sebagai berikut:
Pada Pemilu yang berlangsung pada tahun 2009 yang lalu, berbagai macam partai-partai politik yang baru bermunculan, termasuk diantaranya Partai Hanura. Partai-partai ini berlomba-lomba dengan partai lainnya untuk menduduki badan legislatif di pemerintahan.
Disini peneliti melakukan waancara tehadap anggota DPRD Sumbar dari Faraksi Partai Hanura. Hanura adalah salah satu partai yang baru saja berdiri melalui pertemuan pada tanggal 14-16 November 2006 oleh Wiranto dan teman-temannya, Forum tersebut melahirkan delapan kesepakatan penting sebagai berikut:
Kamis, 21 Januari 2010
Twitter Addict Dalam Perspektif Uses and Gratifications Theory dan Media Equation Theory
A. Pendahuluan
Komunikasi Masa merupakan suatu proses komunikan yang dilakukan oleh media massa dengan berbagai tujuan komunikasi yang dilakukan oleh media massa dengan berbagai tujuan komunikasi dan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.
Teori-teori komunikasi harus bisa menjelaskan fenomena sosial dan alasan semua itu terjadi. Komunikasi massa harus bisa menjelaskan berbagai fenomena yang berkaitan erat dengan aktivitas manusia. Karena, media massa merupakan alat utama dalam komunikasi massa, keterkaitan antar fenomena itu tak akan lepas dari media massa. Yaitu bagaimana media massa mempengaruhi, membentuk dan mengarahkan hidup manusia dan bagaimana fenomena media massa bisa menjelaskan berbagai aktivitas manusia dalam pergaulan sosialnya.
Komunikasi Masa merupakan suatu proses komunikan yang dilakukan oleh media massa dengan berbagai tujuan komunikasi yang dilakukan oleh media massa dengan berbagai tujuan komunikasi dan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas.
Teori-teori komunikasi harus bisa menjelaskan fenomena sosial dan alasan semua itu terjadi. Komunikasi massa harus bisa menjelaskan berbagai fenomena yang berkaitan erat dengan aktivitas manusia. Karena, media massa merupakan alat utama dalam komunikasi massa, keterkaitan antar fenomena itu tak akan lepas dari media massa. Yaitu bagaimana media massa mempengaruhi, membentuk dan mengarahkan hidup manusia dan bagaimana fenomena media massa bisa menjelaskan berbagai aktivitas manusia dalam pergaulan sosialnya.
Kamis, 18 Juni 2009
Eksistensi Nasionalisme Di Indonesia
Nasionalisme suatu bangsa dapat diaktualisasikan dalam bentuk tindakan untuk memelihara serta melestarikan identitas bangsa dan terus berjuang untuk memajukan bangsa dan negara, dengan mencegah dan mmeberantas setgala kendala yang menghambat kemajuan, yang sudah lama tidak lagi dihiraukan bangsa Indonesia, yang mengakibatkan memudarnya rasa kebangsaan tersebut.
Dengan memudarnya nasionalisme, yang terutama disebabkan oleh begitu tingginya ketidakadilan, korupsi yang merajalela dan pelanggaran Hak Asasi Manusia(HAM) yang terbengkalai dalam hukum serta kasus lainnya. Musuh bangsa yang paling utama sekarang ini bukanlah penjajah atau sikap ekspansif atau sikap agresor negara tetangga, melainkan birokrasi bangsa ini yang korup, ketidakadilan dan ketidakmerataan ekonomi, politik, kemiskinan, kekuasaan yang sewenang-wenang dan lainnya.
Saat ini nasionalisme misalnya dengan mengadakan perlawanan fisik melawan malaysia yang mengganggu kedaulatan RI dengan merampas Pulau Ambalat, merupakan suatu perilaku atau sikap yang sangat terpuji. Namun kita tidak bisa lengah sedikitpun terhadap mentalitas kenbanyakan para birokrat yang sering korup dan penyalahgunaan kekuasaan. Karena nasionalisme bukan lagi dikaitkan dengan perjuangan melawan penjajah atau hanya apabila wilayah kedaulatan kita diganggu oleh bangsa lain. Tetapi nasionlaisme juga memperbaiki mentalitas buruk para birokrat yang sering korupsi dan penyalahgunaan wewenang, perlakuan melanggar HAM serta kasus lainnya. Dalam artian, nasionalisme saat ini merupakan usaha untuk mempertahankan eksistensi bangsa dan negara dari kehancuran akibat korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Sehingga yang menjadi pahlawan pada saat ini bukan saja mereka yang berani menghadang penjajah tetapi juga mereka yang berani memberantas akorupsi dan berbagai bentuk penyelewengan kekuasaan.Pahlawan seperti itu tidak kalah mulianya dengan pahlawan yang menang dalam memperjuangkan kedaulatan RI.
Tugas bangsa Indonesia saat ini adalah bagaimana menumbuhkan semangat nasionalisme- cinta tanah air dalam diri anak-anak generasi penerus bangsa. Yaitu dengan menanamkan semangat perilaku jujur, disiplin, berani menentang ketidakadilan dan lainnya, selain semangat dan keterampilan fisik seperti militer untuk mengahdapi serangan dayang menggangu kedaulatan RI.
Karena sebuah kekuatan dan harga diri bangsa bukan terutama pada kekuatan angkatan bersenjata dengan seluruh persenjataan perang yang canggih, tetapi juga bagaimana menciptakan masyarakat bangsa yang berkualitas dan
bermartabat.
(17/06/09,SPM)
Dengan memudarnya nasionalisme, yang terutama disebabkan oleh begitu tingginya ketidakadilan, korupsi yang merajalela dan pelanggaran Hak Asasi Manusia(HAM) yang terbengkalai dalam hukum serta kasus lainnya. Musuh bangsa yang paling utama sekarang ini bukanlah penjajah atau sikap ekspansif atau sikap agresor negara tetangga, melainkan birokrasi bangsa ini yang korup, ketidakadilan dan ketidakmerataan ekonomi, politik, kemiskinan, kekuasaan yang sewenang-wenang dan lainnya.
Saat ini nasionalisme misalnya dengan mengadakan perlawanan fisik melawan malaysia yang mengganggu kedaulatan RI dengan merampas Pulau Ambalat, merupakan suatu perilaku atau sikap yang sangat terpuji. Namun kita tidak bisa lengah sedikitpun terhadap mentalitas kenbanyakan para birokrat yang sering korup dan penyalahgunaan kekuasaan. Karena nasionalisme bukan lagi dikaitkan dengan perjuangan melawan penjajah atau hanya apabila wilayah kedaulatan kita diganggu oleh bangsa lain. Tetapi nasionlaisme juga memperbaiki mentalitas buruk para birokrat yang sering korupsi dan penyalahgunaan wewenang, perlakuan melanggar HAM serta kasus lainnya. Dalam artian, nasionalisme saat ini merupakan usaha untuk mempertahankan eksistensi bangsa dan negara dari kehancuran akibat korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.
Sehingga yang menjadi pahlawan pada saat ini bukan saja mereka yang berani menghadang penjajah tetapi juga mereka yang berani memberantas akorupsi dan berbagai bentuk penyelewengan kekuasaan.Pahlawan seperti itu tidak kalah mulianya dengan pahlawan yang menang dalam memperjuangkan kedaulatan RI.
Tugas bangsa Indonesia saat ini adalah bagaimana menumbuhkan semangat nasionalisme- cinta tanah air dalam diri anak-anak generasi penerus bangsa. Yaitu dengan menanamkan semangat perilaku jujur, disiplin, berani menentang ketidakadilan dan lainnya, selain semangat dan keterampilan fisik seperti militer untuk mengahdapi serangan dayang menggangu kedaulatan RI.
Karena sebuah kekuatan dan harga diri bangsa bukan terutama pada kekuatan angkatan bersenjata dengan seluruh persenjataan perang yang canggih, tetapi juga bagaimana menciptakan masyarakat bangsa yang berkualitas dan
bermartabat.
(17/06/09,SPM)
Langganan:
Postingan (Atom)